Review Xiaomi 15: Flagship Kompak dengan Performa dan Kamera Leica yang Mengesankan

Review Xiaomi 15: Flagship Kompak dengan Performa dan Kamera Leica yang Mengesankan

Review Xiaomi 15: Flagship Kompak dengan Performa dan Kamera Leica yang Mengesankan

Xiaomi 15 adalah flagship kompak terbaru dari Xiaomi yang dirilis pada Maret 2025, menggabungkan performa kelas atas dengan chipset Snapdragon 8 Elite, kamera Leica yang mumpuni, dan desain ramping. Ponsel ini menawarkan pengalaman premium dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Xiaomi 15 Ultra, menjadikannya pesaing kuat bagi Samsung Galaxy S25, iPhone 16, dan Google Pixel 9.

Desain: Kompak, Premium, dan Nyaman Digenggam

Xiaomi 15 hadir dengan desain yang ramping dan ergonomis, berukuran 152.3 x 69.7 x 8.4 mm dan bobot hanya 189 gram, menjadikannya salah satu flagship paling kompak di 2025. Bodinya menggunakan Xiaomi Shield Glass 2.0 di bagian depan, bingkai aluminium, dan punggung kaca atau vegan leather pada varian tertentu. Sertifikasi IP68 memastikan ketahanan terhadap air dan debu hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Modul kamera belakang berbentuk persegi dengan aksen Leica memberikan kesan elegan, meski sedikit menonjol sehingga ponsel bisa goyang saat diletakkan tanpa casing. Pilihan warna termasuk Black, White, Jade Green, dan Silver, dengan varian vegan leather menawarkan tekstur yang nyaman dan anti-sidik jari. Tombol fisik responsif, dan ultrasonic fingerprint sensor di layar bekerja cepat. Sayangnya, tidak ada aksesori seperti Photography Kit yang tersedia pada Xiaomi 15 Ultra.

Kelebihan Desain

  • Desain kompak, ideal untuk penggunaan satu tangan.
  • Material premium dengan IP68.
  • Pilihan vegan leather yang stylish.

Kekurangan Desain

  • Modul kamera menonjol tanpa casing.
  • Tidak ada aksesori fotografi tambahan.

Layar: AMOLED Cerah dengan Ukuran Pas

Xiaomi 15 dibekali layar 6.36 inci LTPO AMOLED dengan resolusi 1.5K (2670 x 1200 piksel), refresh rate adaptif 1-120Hz, dan kecerahan puncak 3.200 nits (HBM 1.400 nits). Layar ini mendukung Dolby Vision, HDR10+, dan 10-bit color, menghasilkan warna yang hidup dan kontras tajam, cocok untuk streaming atau scrolling media sosial. Dalam pengujian, layarnya bersaing dengan Galaxy S25, meski kalah sedikit dari iPhone 16 dalam akurasi warna.

Layar dilindungi Xiaomi Shield Glass 2.0, yang diklaim sangat tahan terhadap benturan. Fitur wet touch technology memungkinkan penggunaan di kondisi basah, dan PWM dimming 1920Hz mengurangi kedipan untuk kenyamanan mata. Namun, bezel sedikit lebih tebal dibandingkan flagship lain seperti Pixel 9, dan beberapa pengguna melaporkan refleksi layar di sudut pandang ekstrem.

Kelebihan Layar

  • Kecerahan tinggi untuk penggunaan outdoor.
  • Refresh rate adaptif untuk efisiensi.
  • Ukuran kompak, nyaman untuk penggunaan lama.

Kekurangan Layar

  • Bezel sedikit tebal.
  • Refleksi layar di sudut pandang tertentu.

Performa: Snapdragon 8 Elite untuk Performa Terbaik

Xiaomi 15 ditenagai Qualcomm Snapdragon 8 Elite (4nm, 8-core, hingga 4.3 GHz), dengan skor AnTuTu sekitar 2,2 juta, menjadikannya salah satu ponsel tercepat di 2025. Tersedia dalam opsi RAM 12GB/16GB (LPDDR5X) dan penyimpanan 256GB/512GB/1TB (UFS 4.0), ponsel ini menangani multitasking, gaming berat seperti Genshin Impact pada 60 FPS, dan pengeditan video 4K dengan mulus. GPU Adreno 830 mendukung grafis canggih untuk gaming dan AR/VR.

Sistem pendingin vapor chamber menjaga suhu tetap stabil, meski ada laporan overheating ringan saat merekam video 8K atau gaming intensif selama lebih dari 30 menit. Konektivitas mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan dual-band GPS, tetapi absennya UWB (Ultra-Wideband) sedikit mengecewakan dibandingkan kompetitor seperti iPhone 16.

Kelebihan Performa

  • Chipset tercepat untuk semua kebutuhan.
  • Penyimpanan cepat dan kapasitas besar.
  • Konektivitas modern dengan Wi-Fi 7.

Kekurangan Performa

  • Overheating ringan pada penggunaan ekstrem.
  • Tidak ada UWB.

Kamera: Leica Triple Camera yang Kompetitif

Xiaomi 15 mengusung sistem triple-camera dengan tuning Leica, menawarkan hasil fotografi yang impresif:

  • 50MP Utama (f/1.6, 1/1.31", Light Fusion 900): Sensor besar untuk foto tajam dengan dynamic range luas.
  • 50MP Ultrawide (f/2.2, 14mm, Samsung JN1): Sudut lebar 120 derajat untuk pemandangan.
  • 50MP Telephoto 2x (f/2.0, 46mm, Sony IMX858): Zoom optik 2x, cocok untuk potret.

Kamera utama menghasilkan foto dengan detail tinggi dan warna natural, terutama dalam mode Leica Authentic. Performa low-light sangat baik berkat Hyperlight Engine, meski sedikit di bawah Xiaomi 15 Ultra. Ultrawide cukup solid di siang hari, tetapi aperture f/2.2 membuatnya kurang optimal di malam hari. Telephoto 2x menghasilkan potret yang tajam, tetapi zoom maksimal hanya 20x digital, kalah jauh dari 120x pada 15 Ultra.

Kamera selfie 32MP (f/2.0) menghasilkan foto yang baik, tetapi tanpa autofokus, kurang fleksibel untuk close-up. Perekaman video mendukung 8K@24fps, 4K@60fps, dan 1080p@960fps, dengan stabilisasi yang solid, meski video malam hari masih tertinggal dari iPhone 16 dalam hal pengurangan noise.

Fitur HyperAI seperti AI Portrait, Erase, dan Sky Replacement menambah kreativitas, tetapi hasilnya tidak selalu sempurna dibandingkan Google Magic Editor. Mode Pro dengan kontrol manual dan filter Leica seperti BW Natural sangat membantu untuk fotografer enthusiast.

Kelebihan Kamera

  • Kamera utama unggul di siang dan malam.
  • Profil Leica untuk gaya fotografi unik.
  • Fitur HyperAI yang praktis.

Kekurangan Kamera

  • Ultrawide lemah di low-light.
  • Zoom terbatas dibandingkan 15 Ultra.
  • Selfie tanpa autofokus.

Baterai: Efisien dengan Pengisian Cepat

Xiaomi 15 memiliki baterai 4.610 mAh, lebih kecil dari 15 Ultra, tetapi tetap tahan lama berkat efisiensi Snapdragon 8 Elite. Dalam pengujian, ponsel ini bertahan hingga 14-16 jam dengan screen-on-time 6-7 jam untuk penggunaan campuran (browsing, media sosial, dan gaming ringan).

Ponsel ini mendukung pengisian cepat 90W (penuh dalam ~35 menit), wireless charging 50W, dan reverse wireless 10W. Namun, seperti 15 Ultra, kotak penjualan hanya menyertakan kabel USB-C tanpa charger, yang mungkin merepotkan bagi sebagian pengguna.

Kelebihan Baterai

  • Daya tahan solid untuk ukuran kompak.
  • Pengisian 90W sangat cepat.
  • Wireless charging cepat.

Kekurangan Baterai

  • Kapasitas lebih kecil dari kompetitor.
  • Tidak ada charger dalam kotak.

Software: HyperOS 2.0 Berbasis Android 15

Xiaomi 15 menjalankan HyperOS 2.0 berbasis Android 15, menawarkan antarmuka yang halus dengan animasi 120Hz. Xiaomi menjanjikan 4 tahun pembaruan OS (hingga Android 19) dan 5 tahun security updates, sedikit di bawah Samsung Galaxy S25 (7 tahun). Fitur seperti Circle to Search, AI Notes, dan AI Translate meningkatkan produktivitas, tetapi beberapa bloatware seperti aplikasi pihak ketiga mengganggu pengalaman. HyperAI untuk pengeditan foto dan video cukup membantu, meski tidak seakurat fitur AI Google atau Apple.

Kelebihan Software

  • Antarmuka responsif dan kaya fitur.
  • Fitur AI untuk produktivitas.
  • Dukungan software cukup panjang.

Kekurangan Software

  • Bloatware yang tidak diperlukan.
  • HyperAI kurang konsisten.

Harga dan Ketersediaan

Di Indonesia, Xiaomi 15 diperkirakan dibanderol mulai dari Rp 12 juta untuk varian 12GB/256GB, sedangkan di pasar global seperti Eropa, harganya mulai dari €899 (~Rp 14,5 juta). Varian 16GB/512GB dibanderol sekitar €999 (~Rp 16 juta). Ponsel ini tersedia di toko resmi Xiaomi, JD.com, dan retailer seperti Amazon, tetapi tidak dijual resmi di AS karena pembatasan pasar.

Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan Xiaomi, kurs mata uang, dan penawaran promosi yang berlaku. Silakan cek website resmi Xiaomi untuk informasi harga terbaru.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  • Desain kompak, nyaman untuk satu tangan.
  • Performa Snapdragon 8 Elite yang luar biasa.
  • Kamera Leica dengan hasil tajam.
  • Layar AMOLED cerah dengan HDR.
  • Pengisian cepat 90W.

Kekurangan

  • Zoom kamera terbatas dibandingkan flagship lain.
  • Baterai kecil untuk pengguna intensif.
  • Bloatware di HyperOS.
  • Tidak ada charger dalam kotak.

Kesimpulan: Flagship Kompak yang Layak Dipertimbangkan

Xiaomi 15 adalah pilihan ideal bagi pengguna yang menginginkan ponsel flagship dengan ukuran kompak, performa gahar, dan kamera berkualitas tinggi tanpa harus membayar harga sekelas Xiaomi 15 Ultra. Layar AMOLED 3.200 nits, Snapdragon 8 Elite, dan tuning Leica menjadikannya kompetitor serius untuk Galaxy S25 dan iPhone 16. Namun, dengan zoom terbatas, baterai kecil, dan bloatware, ponsel ini kurang cocok untuk pengguna yang mengutamakan fotografi jarak jauh atau daya tahan ekstra. Jika Anda mencari flagship kompak dengan harga lebih terjangkau, Xiaomi 15 adalah pilihan yang sulit dikalahkan.

Skor: 8.5/10

Apa pendapat Anda tentang Xiaomi 15? Tulis di kolom komentar dan share artikel ini untuk info gadget terbaru!